Selasa, 22 Juni 2021

Kaimana Trip

 ❤️Naik Kapal ke Kota Senja Kaimana.

Dulu waktu saya kecil aktivitas naik kapal perintis itu sesuatu yang menyeramkan karena semua mahluk hidup ada. Hewan, tumbuhan, manusia. Kalau banyak penumpang bisa berdesak-desakan. Sungguh suasana yang sangat tidak nyaman.

Sekarang jamannya Abang Jadid kapal perintis bersih, nyaman, dan tidak berdesak-desakan karena hanya sedikit penumpang. 😀

Wah,..bisa jadi primadona traveling ala backpacker, karena banyak pelabuhan yang bisa disinggahi, itu artinya banyak kota bisa dijelajahi walaupun hanya beberapa menit saja. Diagendakan InsyaAllah.

Kaimana itu kota baru. Kota pemekaran dari Kabupaten FakFak tahun 2002. 

Tapi saat menginjakan kaki dipelabuhan, saya melihat pemandangan kota tua zaman kolonial Belanda dengan bau khas zaman dahulu, rasanya seperti bernostalgia.😁

Jalanan rata dan lebar, hampir semua rumah memiliki halaman yang luas, besar dan dipagari.

Yah, impian masyarakat urban yang tak punya halaman. 

Kota yang dikelilingi pantai dan masih banyak pohon besar itu bisa jadi salah satu kota terapi kesehatan kali yah...😀Karena masih sejuk, asri apalagi ada pemandangan matahari terbenamnya yang terkenal. Sangat menenangkan pikiran. 

Traveling kali ini walau temanya Abang Jadid yang sedang belajar tentang alam, ternyata yang terekplor itu saya sebagai orang tua. Seberapa sabar menemaninya berpetualang dan menanyakan banyak hal yang berulang-ulang. 

Terimakasih guru kecilku.❤️












Selasa, 25 Mei 2021

Bahu Baba

Suka tidur di bahu Baba

Beberapa kali Abang Jadid hanya mau tidur di bahu Baba. Kalau ditaro di tempat tidur bangun dan menangis 😁 sementara Baba juga sudah tak tahan kantuk.

Bahu Baba memang nyaman yah Nak? Nina juga rasanya begitu 🤭



Abang Jadid and Friends

Abang Jadid and Friends

Anakku ini suka sekali keramaian, suka berteman. Kelihatan sekali ekstrovertnya😁 Kalau ada orang baru selalu mau kenalan duluan dan ingin mengajak main, easy going 😁 Beda dengan mamaknya yang butuh adaptasi dulu🤭.

Apalagi kalau makan semakin banyak yang makan semakin Abang Jadid juga lahap. Jadi triknya kalau Abang Jadid lagi tidak nafsu makan ajak teman-temannya makan bersama. InsyaAllah ikut makan juga. 

Begitu terus ya Nak, ❤️❤️❤️

Masya Allah Tabarakallah ❤️












Senin, 24 Mei 2021

Apresiasi ❤️

 Apresiasi❤️

Kalau ada yang memberi ucapan bahkan menyiapkan segala sesuatunya di Hari lahir yang masih diberi kesempatan oleh Allah. Padahal kita sendiri tidak terlalu memikirkannya. 

Masya Allah tabarakallah sungguh sayangnya mereka pada kita. Sungguh perhatiannya mereka pada kita. Sungguh mereka meluangkan waktu mereka yang sangat berharga untuk kita. 

Doa dari Baba dan Abang Jadid yang sedang bersukacita semoga Allah selalu menjaga Baba Uku, Amah Dian, Mama Na dan Tim Tukang Bangunan dan semua yang telah mendoakan dimanapun berada. Semoga Allah kumpulan bersama di JannahNya, sukses dunia akhirat.

Aamin 🤲❤️






Selasa, 27 April 2021

Gift Sepeda ❤️

 Masya Allah.

Trimakasih Amah Dian Ratnasari  dan Baba Uku Rumalolas selalu ada gift buat Abang Jadid. Semoga Allah balas dengan sebaik-baiknya kebaikan🙏 

Tak hentinya Doa kami. Abang Jadid Nina dan Baba di bulan penuh berkah ini semoga Amah Dian dan Baba Uku sehat walafiat. Sehat hati raga, sehat rezekinya. 

Semoga yang ditunggu segera hadir membersamai menjadi qurrota'ayun. Aamiin ya robbal alamin 🤲


#JumatRamadhan1442H










Selalu bersama itu ujian

 ❤️Selalu bersama itu ujian.

Saya tidak bisa membayangkan luasnya hati para istri prajurit yang ditinggal bertugas.
Sungguh luas. Tidak selalu bersama itu ujian.

Kalau kita bisa tersenyum dengan sangat manis orang pertama yang berhak melihat senyum itu adalah suami dan anak.
Kalau kita bisa bicara dengan sangat sopan orang pertama yang berhak mendengar kata-kata itu adalah suami dan anak.

Punselalu bersama anak dan suami itu ujian. Punya suami dan anak itu hiburan tiada tara tapi, karena selalu bersama sepanjang hari dua puluh empat jam. Senyum manis dan suara sopan berganti dengan wajah datar, suara meninggi bahkan diam seribu bahasa. Jadi selalu bersama itu ujian para ibu bersikap baik.

Kalau para ibu bersikap baik pada suami dan anak, itu berarti Allah sedang sisipkan anugrah dalam hatinya kata dokter Aisyah Dahlan.

Selalu doakan diri sendiri ya para Ibu. berdoa sambil membayangkan wajah suami dan anak.

🤲
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui hati kami
Kami telah berkumpul karena cinta-Mu
Dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu
Dan bersatu dalam dakwah-Mu
Dan berpadu dalam membela syariat-Mu
Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya
Dan kekalkanlah cintanya
Dan tunjukkanlah jalannya
Dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup
Dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu
Dan indahnya takwa kepada-Mu
Dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu
Dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu
Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong
Ya Allah, kabulkanlah

Doa Robithoh.



Pesantren Ramadhan 1442H

Pesantren Ramadhan 1442H di Yayasan As Salaam Fakfak.

Dulu sebelum menikah Nina selalu jadi  panitia pesantren Ramadhan di Yayasan As Salaam Fakfak bertempat di sekolah Islam terpadu. 

Tahun 2015 Nina dan Baba jadi panitia. Baba ketua panitianya. Tapi Nina dan Baba belum saling kenal. Maksudnya belum jadi teman hanya saling tau saja. Dan di yayasan As Salaamlah Nina dan Baba dijodohkan oleh ustadz dan Ustadzahnya. 

Pesantren Ramadhan 1442H Nina dan Baba sudah menikah dan akhirnya bisa membawa Abang Jadid membersamai aktivitas ikut pesantren. Masya Allah.

Walaupun hujan deras di hari pertama Baba sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk dibawa. Makanan, selimut dan bantal buat Abang Jadid. Nina menyiapkan barang barang Abang Jadid. 

Tidak terlalu rempong sih, hanya membawa pakaian Abang Jadid saja. Sedang Nina dan Baba hanya pakaian di badan. Hanya bermalam sehari saja pesantrennya. Kalau dulu biasanya tiga hari.

Ini kali pertama Abang Jadid ikut pesantren di usianya yang bulan mei nanti genap dua tahun. Buat Nina dan Baba ikut serta kami di acara yang melibatkan seluruh keluarga besar Yayasan As Salaam itu adalah bagian dari agenda homeschooling Abang Jadid. Semoga dari kecil Abang Jadid terbiasa dengan lingkungan baru. 

Waktu tidur malam, kalau di rumah harus dikondisikan dengan tempat tidur dan lampu yang dipadam di tempat pesantren Abang Jadid langsung tertidur saat Nina gendong dan tidur di kamar dengan lampu yang terang. Alhamdulillah. 


Trimakasih ya Allah 🤲❤️











Pilihan Allah Saja.

 "Sesuatu yang memang ditakdirkan untukmu akan menemukan jalannya menghampirimu." Kalimat itu kini menjadi salah satu pegangan hid...