Jumat, 29 Juni 2018
Meminta pada Allah
💗Meminta pada Allah
Kalau kita bisa hidup dengan sehat lahir dan batin sungguh nikmat mana lagi yang kita dustakan. Kita tinggal menyempurnakan penghambaan pada Allah dengan sebaik-baiknya beribadah.
Allah itu sesuai prasangkaan hamba Nya
Barang siapa yang dijauhkan Allah dari azab di hari akhir, Itulah Kemenangan yang nyata. Al An am :16.
Saya sudah tau logika agamanya. Tapi ya Allah berat nian perjalanan tiga tahun ini tanpa suara mungil yang melengkapi diriku menjadi seorang ibu.
Saya sudah tau, harus lebih banyak lagi bersujud. Tapi rasanya berat disaat permintaan belum juga terkabul.
Saya jenuh, bosan dan seperti tidak ada gairah beribadah. Seperti hampa seperti tidak berwarna, seperti tak lengkap.
Mungkinkah jika Allah memberi seorang anak saya menjadi orang yang lebih rajin mendekatkan diri pada Allah, Lebih bersih hatinya, lebih ikhlas jiwanya,
Mungkinkah?
Atau seperti Tsalabah, benar-benar lupa Allah. 😢
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
22 Februari: Bukan Kebetulan
Hari itu saya mengikuti kelas pembinaan agama dan hatiku seperti disentuh kembali oleh kenangan bersama Kak Lia, Allahuyarhamha. Di depanku...
-
#Hati Akhir - akhir ini yang menjadi konsentrasi berfikir saya adalah hati. Seikhlas apa berbuat kebaikan. Sedalam lautan mampu...
-
Ubadari yang romantis itu setiap sudutnya meninggalkan kenangan. 4, Jan 2020 Ubadari itu tempat menakjubkan. Air...
-
Kalau ada sekolah dengan jurusan “Orangtua”, semua yang mau menikah harus sekolah dulu sebelum jadi orangtua. Tapi plot twist-nya: menjadi ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar