Kamis, 16 April 2020
Khadimat yang dirindukan
Punya baby yang dijaga sendiri sangat membatasi ruang gerak. Keseharian dan aktifitas sangat tergantung dari ritme tidur babyku. Seharian harus selalu bersama, tidak mau ditinggal padahal dalam keadaan tidurpun harus ditemani kalau tidak yah, tidak tidur.. Hehehhe, setress juga sih, Hehhe. Tapi karena kita yang minta, kita yang memohon, kita yang berharap kehadirannya maka semua itu adalah setress yang candu. Asyikk😘
Tapi, saya tidak sanggup merawat Baby sekaligus rumah, faktor U, suka kepayahan parah kalau semua dihendle. Ditambah lagi harus menghendle perasaan.. Hihihi akhirnya suka marah - marah.
Maka mohonlah diriku setiap detik pada Allah, ya Allah kirimkanlah seorang yang bisa meringankan bebanku ini, dan benar saja Allah hantarkan dia padaku. Sejak hari senin seorang wanita bernama Salma itu membantuku mengurus rumah. Alhamdulillah jadi lega hatiku, rumah jadi rapi, babyku bisa berguling-guling dilantai karena lantainya bersih.
Semoga khadimat yang kuminta langsung pada Allah ini, kerasan bersamaku.. Aamin ya Robbal alamin.
Lahaula walaquwata illahbillah
Nikmat mana lagi yang aku dustakan...
Yes, rumah bersih hati bersih
Jazakallahu khairan Jaza Qowwamku😘
Kamis, 19 Maret 2020
Rasa sayang 32 tahun
Setiap ada perasaan yang menggganjal entah itu perasaan marah, jengkel, iri, bosan apapun itu pasti akan dapat teguran. Masya Allah.Teguran langsung dari Allah 😥
Dari teguran itu saya selalu merasa Ya Allah kenapa tidak sadar-sadar sih, Rim! Merasa malu 😑
Amarahku lebih besar, egoku lebih besar di Usia ke 32 ini. Masih saja dikuasai emosi ketimbang mengontrol emosi. Dulu waktu kuliah paling tidak bisa marah bahkan teman teman bertanya-tanya apakah seorang Rima bisa marah?. Karena dulu yang dirasa adalah perasaan sedih, minder dan penakut. Sekarang setelah bisa keluar dari tiga rasa itu malah menjadi pemarah. Astagfirullah.
Malam ini kabar duka datang dari adik Farni di kampung. Meninggal karena kecelakaan. Allahumagfirlahu warahamhu Wa afihi wufuanhu. Segala dari Allah akan kembali pada Allah.
Ya Allah. Kematian adalah pelajaran terbaik tentang kemarahan
1. Rasa sayang yang harus selalu dipupuk untuk keluarga. Sangat mungkin kita merasa jengkel dan marah.Tapi jangan lebih banyak dari rasa sayang.
2. Ingat terus kebaikan orang terhadap kita. Saat kita tak mampu melakukan apa-apa merekalah yang hadir menemani.
3. Belajar psikologi itu bisa membantu meringankan beban pikiran. Tidak semua orang harus seperti yang kita inginkan.
4. Latih terus saat marah untuk segera mengingat Allah. Jangan marah, balasanmu syurga. Mengikuti rasa marah itu bikin kita puas tapi setelah itu menyesal panjang.
5. Kenali dan cari tau terus rasa kita, kepribadian kita. Banyak berinteraksi dengan orang akan lebih mengasah siapa diri kita.
Ya Allah, setiap tahun mengulang hari lahir, bantu hamba untuk menambah kataatan padaMu.
Muhasabah 32 Tahun
Dari teguran itu saya selalu merasa Ya Allah kenapa tidak sadar-sadar sih, Rim! Merasa malu 😑
Amarahku lebih besar, egoku lebih besar di Usia ke 32 ini. Masih saja dikuasai emosi ketimbang mengontrol emosi. Dulu waktu kuliah paling tidak bisa marah bahkan teman teman bertanya-tanya apakah seorang Rima bisa marah?. Karena dulu yang dirasa adalah perasaan sedih, minder dan penakut. Sekarang setelah bisa keluar dari tiga rasa itu malah menjadi pemarah. Astagfirullah.
Malam ini kabar duka datang dari adik Farni di kampung. Meninggal karena kecelakaan. Allahumagfirlahu warahamhu Wa afihi wufuanhu. Segala dari Allah akan kembali pada Allah.
Ya Allah. Kematian adalah pelajaran terbaik tentang kemarahan
1. Rasa sayang yang harus selalu dipupuk untuk keluarga. Sangat mungkin kita merasa jengkel dan marah.Tapi jangan lebih banyak dari rasa sayang.
2. Ingat terus kebaikan orang terhadap kita. Saat kita tak mampu melakukan apa-apa merekalah yang hadir menemani.
3. Belajar psikologi itu bisa membantu meringankan beban pikiran. Tidak semua orang harus seperti yang kita inginkan.
4. Latih terus saat marah untuk segera mengingat Allah. Jangan marah, balasanmu syurga. Mengikuti rasa marah itu bikin kita puas tapi setelah itu menyesal panjang.
5. Kenali dan cari tau terus rasa kita, kepribadian kita. Banyak berinteraksi dengan orang akan lebih mengasah siapa diri kita.
Ya Allah, setiap tahun mengulang hari lahir, bantu hamba untuk menambah kataatan padaMu.
Muhasabah 32 Tahun
Minggu, 15 Maret 2020
Pulang kampung ditunda dulu
Sedih juga tidak jadi main ke kampung. Tapi Allah lebih tau. Mungkin hikmahnya ditengah merebaknya wabah corona. Abang Jadid yang masih lucu-lucunya ini pasti pengen digendong sama siapa saja dan Nina tidak kuasa menahan siapa yang tidak boleh gendong.
Qodarullah Baba harus pulang Fakfak, Padahal sudah siap ba'da Jumat meluncur ke kampung. Nina sudah berhayal bertemu keluarga yang rupanya sudah tak seingat dulu lagi. Nina sudah rindu serindu-rindunya. Mandi air garam, makan sagu, ikan bakar dan makan kelapa muda di bawah pohon. Nina juga merasa bersalah karena Nenek tercinta sudah berpulang. Pulang kampung tanpa nenek seperti hampa. Kenapa dari dulu tak pernah pulang kampung. Menyesal. Astagfirullah.
Jadinya jalan-jalannya hanya sampai Kota Bula saja. Pulang kampung bertemu keluarga besar ditunda dulu. Semoga Allah berkenan memberikan kesempatan kedua bertemu keluarga yang mungkin terlupakan.
Tapi di Kota Bula Alhamdulillah masih bisa bertemu keluarga yang lain.
Qodarullah Baba harus pulang Fakfak, Padahal sudah siap ba'da Jumat meluncur ke kampung. Nina sudah berhayal bertemu keluarga yang rupanya sudah tak seingat dulu lagi. Nina sudah rindu serindu-rindunya. Mandi air garam, makan sagu, ikan bakar dan makan kelapa muda di bawah pohon. Nina juga merasa bersalah karena Nenek tercinta sudah berpulang. Pulang kampung tanpa nenek seperti hampa. Kenapa dari dulu tak pernah pulang kampung. Menyesal. Astagfirullah.
Jadinya jalan-jalannya hanya sampai Kota Bula saja. Pulang kampung bertemu keluarga besar ditunda dulu. Semoga Allah berkenan memberikan kesempatan kedua bertemu keluarga yang mungkin terlupakan.
Tapi di Kota Bula Alhamdulillah masih bisa bertemu keluarga yang lain.
Bula. Seram Bagian Timur
Rabu, 11 Maret 2020
Banyak tempat ngopi kekinian di Bula
Dulunya Bula adalah sebuah kecamatan di Maluku Tengah. Semenjak pemekaran sepuluh tahun lalu sekarang kota minyak ini menjadi kota Kabupaten Seram Bagian Timur.
Signifikan sekali perubahannya,
Banyak tempat ngopi di pinggir jalan mungkin biar enak ngobrol politik (ngopi) kali yah, karena kebanyakan orang-orangnya suka bahas politik. Tapi apapun itu, tempat ngopi bikinan anak muda ini jadi trend bisnis yang turut menghidupi kota. Kota kecil jadi terlihat mewah perputaran ekonominya terlihat bagus.
Ada tempat ngopi, ada mahasiswa dan ada anggota dewan. Satu matarantai yang bagus membuka ruang diskusi.
Diskusi tentang bisnis kapitalis yang keras bisa diimbangi dengan dibukanya ruang bagi pebisnis muda yang memperhatikan dampak sosial.
Satu lagi yang menarik, pengelolaan zakat profesi Pegawai Negeri Sipil diambil alih oleh satu lembaga zakat yang setiap bulan akan menerima besarnya zakat langsung dari bendahara setiap SKPD. Keren juga!
Signifikan sekali perubahannya,
Banyak tempat ngopi di pinggir jalan mungkin biar enak ngobrol politik (ngopi) kali yah, karena kebanyakan orang-orangnya suka bahas politik. Tapi apapun itu, tempat ngopi bikinan anak muda ini jadi trend bisnis yang turut menghidupi kota. Kota kecil jadi terlihat mewah perputaran ekonominya terlihat bagus.
Ada tempat ngopi, ada mahasiswa dan ada anggota dewan. Satu matarantai yang bagus membuka ruang diskusi.
Diskusi tentang bisnis kapitalis yang keras bisa diimbangi dengan dibukanya ruang bagi pebisnis muda yang memperhatikan dampak sosial.
Satu lagi yang menarik, pengelolaan zakat profesi Pegawai Negeri Sipil diambil alih oleh satu lembaga zakat yang setiap bulan akan menerima besarnya zakat langsung dari bendahara setiap SKPD. Keren juga!
Minggu, 23 Februari 2020
Liburan di rumah Tata dan Tete
liburan di rumah Tata (Nenek) dan Tete (Kakek)
Rumah orangtua setiap sudutnya adalah kenangan waktu kecil. Walaupun anak sudah membangun keluarganya sendiri tapi selalu punya tempat dihati orangtua. Selalu dirindu untuk pulang.
Kedatangan kami selalu di tunggu-tunggu oleh Tata danTete. Masya Allah.
Hari itu saya kebagian tugas menjadi tuan rumah kajian BKMT tapi Baba lagi keluar kota sementara dirumah hanya dua anak muda yang belum bisa diandalkan membuat menu untuk orang banyak. Jadilah Nina (saya) meminta izin Baba untuk pulang kerumah Tata dan Tete.
Alhamdulillah semua lancar semua anggota rumah membantu hingga kajian terlaksana. Tata, adik perempuanku dan tante menyiapkan makanan, Tete menjaga abang Jadid dan Nina (saya) merapikan rumah.
Terimakasih Tata dan tete untuk tiga hari yang menyenangkan ini. Seperti Liburan.
Saatnya pulang kerumah.
Rumah orangtua setiap sudutnya adalah kenangan waktu kecil. Walaupun anak sudah membangun keluarganya sendiri tapi selalu punya tempat dihati orangtua. Selalu dirindu untuk pulang.
Kedatangan kami selalu di tunggu-tunggu oleh Tata danTete. Masya Allah.
Hari itu saya kebagian tugas menjadi tuan rumah kajian BKMT tapi Baba lagi keluar kota sementara dirumah hanya dua anak muda yang belum bisa diandalkan membuat menu untuk orang banyak. Jadilah Nina (saya) meminta izin Baba untuk pulang kerumah Tata dan Tete.
Alhamdulillah semua lancar semua anggota rumah membantu hingga kajian terlaksana. Tata, adik perempuanku dan tante menyiapkan makanan, Tete menjaga abang Jadid dan Nina (saya) merapikan rumah.
Terimakasih Tata dan tete untuk tiga hari yang menyenangkan ini. Seperti Liburan.
Saatnya pulang kerumah.
Tour Bomberay Tomage Abang Jadid
Tour Bomberay Tomage Abang Jadid
Saya tidak tau pasti sejarah kapan terjadi pemekaran wilayah Bomberay dan Tomage oleh pemerintah Fakfak tapi yang pasti sudah beberapa kali mengunjunginya, perasaan selalu sama, sangat jauh. MasyaAllah. Perjalanan yang berliku-liku membuat isi perut seperti dikocok-kocok tapi herannya tak pernah kapok untuk kembali ketempat ini.
Kali ini perjalanan empat jam membawa abang Jadid turut serta. Yah, membawa anak dalam perjalanan adalah memastikan keperluannya aman. Makanan, cemilan, selimut, gendongan, bantalan Hehe...
Selama perjalanan Abang Jadid selalu menghabiskanya dengan tidur. Mungkin usianya yang baru sembilan bulan kali yah, belum terlalu menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan. Tapi setiap mobil berhenti pasti bangun... Heheh...
Pelajaran apa yah, yang bisa diambil dalam perjalanan kali ini ?
1. Saya semakin menyadari bahwa perjalanan selalu menguak sisi terdalamku. Misalnya : sabarkah, tenangkah, bosankah gendong bayik selama perjalanan.
2. Saya suka perjalanan karena semakin kuat merapal kengiinan pada maha Kuasa
Walaupun temanya adalah Abang Jadid sebenarnya yang tereksplor adalah saya sebagai orang tua.
Terimakasih guru kecilku
Saya tidak tau pasti sejarah kapan terjadi pemekaran wilayah Bomberay dan Tomage oleh pemerintah Fakfak tapi yang pasti sudah beberapa kali mengunjunginya, perasaan selalu sama, sangat jauh. MasyaAllah. Perjalanan yang berliku-liku membuat isi perut seperti dikocok-kocok tapi herannya tak pernah kapok untuk kembali ketempat ini.
Kali ini perjalanan empat jam membawa abang Jadid turut serta. Yah, membawa anak dalam perjalanan adalah memastikan keperluannya aman. Makanan, cemilan, selimut, gendongan, bantalan Hehe...
Selama perjalanan Abang Jadid selalu menghabiskanya dengan tidur. Mungkin usianya yang baru sembilan bulan kali yah, belum terlalu menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan. Tapi setiap mobil berhenti pasti bangun... Heheh...
Pelajaran apa yah, yang bisa diambil dalam perjalanan kali ini ?
1. Saya semakin menyadari bahwa perjalanan selalu menguak sisi terdalamku. Misalnya : sabarkah, tenangkah, bosankah gendong bayik selama perjalanan.
2. Saya suka perjalanan karena semakin kuat merapal kengiinan pada maha Kuasa
Walaupun temanya adalah Abang Jadid sebenarnya yang tereksplor adalah saya sebagai orang tua.
Terimakasih guru kecilku
Senin, 03 Februari 2020
Inovasi Konsulindo Tour Java
Hore.. Hore.. Hore.. 🎶🎵
Segala puji hanya milik Allah. Memberikan kesempatan yang sangat berharga ini berkumpulnya keluarga besar inovasi. Family Gathering Inovasi konsulindo dalam rangka milad Inovasi yang ke lima.Yang baru dari perjalanan kali ini adalah yang dulunya masih sendiri sekarang bawa pasangan, yang dulunya masih berdua sekarang sudah momong bayi. Barakallah.
Saya bahagia untuk hal-hal yang berhubungan dengan keluarga. Senang sekali melihat rona bahagia yang terpancar dari pengantin-pengantin baru ini. Sebelum liburan ini dimulai beberapa anak Inovasi melangsungkan pernikahan, jadilah ini moment yang sangat tepat untuk mereka, yaitu bulan madu. (Maka nikmat Tuhan mana lagi yang aku dustakan).
Perjalanan dimulai...
Fakfak
Surabaya
Jogjakarta
Klaten
Solo
Masya Allah. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu bersyukur. Aamin..
Semoga bertemu lagi di Family Gathering selanjutnya..Insya Allah. Allahu Akbar 😍✊
Manusianya berkembang
Perusahaannya berkembang
Cita-citanya berkembang
Senyumnya berkembang
Kasih sayangnya berkembang
Rezekinya berkembang
Aamin..
Dirgahayu Inovasi konsulindo yang ke 5
Baarakallah 😘
#FamilyGathering2020
#InovasikonsulindoFamilyGathering
#InovasikonsulindoTourJava
#FamilyGathering5
#RahasiaMagnetRezeki
Langganan:
Postingan (Atom)
Pilihan Allah Saja.
"Sesuatu yang memang ditakdirkan untukmu akan menemukan jalannya menghampirimu." Kalimat itu kini menjadi salah satu pegangan hid...



















.





















